Pernah gak merasa kalo dunia ini sempit? Pernah juga
gak ngerasa kalo dunia ini gak adil?
Apapun yang kita rasain sekarang ini emang udah jalnnya.
Pernah gak
sih ngerasain kehilangan sahabat yang dulu tuh selalu ada? Selalu bareng,
selalu apapun bersama? Sekarang dia pergi ninggalin kita sendiri dengan jarak
yang jauh.
Kehilangan sehabat, berpisah dengan sahabat adalah sebuah kalimat yang
sangat nusuk hati Mengapa kau pergi begitu cepat tanpa kau pamit padaku terlebih
dahulu?
Entah harus digambarkan dengan apa lagi perasaan kecewa ini, entah
dengan apalagi ku lukiskan betapa kelamnya hati ini.
Aku sempat
berfikir apakah ku sanggup jalani hidup tanpa dirimu kawan? Ingat tidak? Dulu saat
kita sering jajan berdua di kantin sekolah, kita sering curhat disegala tempat
dan suasana. Dan ingat tidak saat kau cemburu saat ku mulai mendekati orang
lain?
Terlalu banyak kenangan manis yang mungkin tak kan cukup bila ku
gambarkan dan ku tuliskan kembali kenangan kita, mungkin cukup aku,kamu dan
hati kita masing2 yang masih mengingat kenangan itu.
Mungkin aku
bodoh! Selama ini ku terlalu mengacuhkanmu, ku terlalu sibuk dengan cara ku
sendiri, kini ku menyesal saat kau pergi meninggalkanku. Atau mungkin ini
salahmu? Kau terlalu sibuk dengan dunia mu dan sampai kau lupa dengan
persahabatan kita, dengan janji kita.
Masih sangat jelas di pikiranku saat ini saat dulu kau katakana kau
takkan pernah meninggalkan ku, kau takkan pernah melihat ku bersedih, kau akan
memabuat hari ku bermakna. Kalimat-kalimat itu yang sampai sekarang masih
sangat jelas masih sangat membekas.
Entah apa yang ingin ku sampaikan padamu, entah apalagi yang ingin ku
tuliskan dalam selembar kertas ini,kertas yang sebenarnya ingin ku tuliskan
kembali kenangan kita dulu.
Apapun yang terjadi kini, aku harup siap melepasmu, merelakanmu,
mengikhlaskanmu. Munugkin ini yang terbaik.
Apapun itu apapun namanya aku yakin kau takkan pernah melupakanku.
Terimakasih kawan atas semuanya, atas waktumu dan segala-galanya. :”(
Tidak ada komentar:
Posting Komentar